Berita

JAKSA MENYAPA HADIRKAN KASI PENKUM KEJAKSAAAN TINGGI KEPULAUAN RIAU

10/02/21 - penkumkejatikepri - DIALOG INTERAKTIF DALAM PROGRAM JAKSA MENYAPA HADIRKAN KASI PENKUM KEJAKSAAAN TINGGI KEPULAUAN RIAU
Progran Jaksa Menyapa yang merupakan Kerjasama antara Kejaksaan RI dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Repubik Indonesia (LPP RRI) kembali menghadirkan siaran Dialog Interaktif dengan menghadirkan Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau JENDRA FIRDAUS,SH.MH. sebagai narasumber.
Acara tersebut disiarkan secara live dari Studio RRI Pro1 98,3 FM Tanjung Pinang jam 10.00-11.00 Wib dengan dipandu penyiar RIKA PERTIWI dengan mematuhi protokol Kesehatan.
Tema dialog kali ini adalah “Program Prioritas Kejaksaan RI Tahun 2021 dan implementasinya pada satuan Kerja Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau”. Ada 7 (tujuh) Program Kerja Prioritas yang disampaikan yaitu : 1. Pendampingan dan pengamanan Pemulihan Ekonomi Nasonal (PEN) dalam rangka percepatan pembangunan nasional, 2. Pengawasan dan penegakan disiplin untuk mewujudkan Kejaksaan yang bersih dan profesional, 3. Pembentukan kapasitas Sumber Daya Manusia melalui pembangunan manajemen karir yang jelas, terstruktur, dan transparan serta penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang tematik, 4. Digitalisasi Kejaksaan untuk sistem kerja yang efisien, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi, 5. Penegakan hukum yang berkeadilan, serta memberikan kemanfaatan, khususnya dalam upaya memulihkan korban kejahatan dan memperbaiki pelaku, 6. Penanganan perkara tindak pidana korupsi yang berkualitas dan berorientasi penyelamatan keuangan negara, 7. Penyelesaian perkara dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang berat secara tuntas, bermartabat, dapat diterima oleh berbagai pihak, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (khusus no. 7 pelaksanaannya di Kejaksaan Agung).
Dalam paparannya JENDRA menjelaskan bagaimana implementasi program prioritas tersebut oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau serta pencapaian kinerja Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau yang sudah memperoleh predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) dalam hal zona integritas dari Kementerian PAN-RB pada tahun 2019 dan tahun 2020. Selanjutnya JENDRA menjawab beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh pendengar melalui sambungan telepon dan melalui media sosial RRI Tanjung Pinang yakni : terkait teknis pengaduan dugaan tindak pidana korupsi, teknis penyelidikan intelijen yang bersifat tertutup, dugaan tumpang tindih penyelidikan/penyidikan penanganan perkara oleh penyelidik/penyidik yang berbeda, ada tidaknya konflik kepentingan jika Jaksa menangani perkara sejawatnya yang kemudian dibahas secara dialogis.
Acara dialog ditutup dengan pesan dan himbauan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan yang disampaikan JENDRA untuk tetap mematuhi protokol Kesehatan, terus menjaga imunitas dengan berolahraga dan tidak takut untuk divaksin COVID-19 dalam rangka mencegah penularan penyebaran COVID-19.
Kejaksaan Republik Indonesia
Kejari Bintan, Dian Artanto dan 26 lainnya
3 Komentar
Suka
Komentari
Bagikan