Anda memasuki Zona Integritas - Wilayah Bebas Korupsi

Jaksa Menyapa di RRI, KapusDaskrimti Kejagung : Sangatlah Penting Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Penyelesaian Perkara di masa Pandemi Covid-19

0

Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI melalui Bidang Penerangan & Penyuluhan Hukum mengudara @RRIPro3 Jaringan Nasional dalam Dialog Interaktif #JaksaMenyapa dengan narasumber : Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Kapus Daskrimti) Kejaksaan Agung, Didik Farkhan Alisyahdi, SH.MH.

#JaksaMenyapa kali ini mengambil tema : ‘Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Penyelesaian Perkara di masa Pandemi Covid-19″.

Sbgm diketahui Pandemi Covid-19 berimbas pada agenda sidang perkara pidana di Indonesia. Banyak Jaksa dan Hakim menunda sidang. Karena harus melaksanakan kebijakan Work From Home (WFH).

Penundaan sidang menimbulkan masalah, karena berdasarkan surat edaran Ketua Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020, tanggal 23 Maret yang salah satu poinnya tidak bisa memperpanjang lagi masa penahanan para tersangka/terdakwa.

Apalagi kemudian adanya surat Menteri Hukum dan HAM tanggal 24 Maret 2020 yang melarang pengiriman dan pengeluaran tahanan dari Rutan/Lapas se Indonesia untuk dibawa ke sidang di pengadilan. Hal ini membuat Jaksa se-Indonesia tidak bisa menyelesaikan penuntutan perkara pidana. Terjadi kemandegan proses penegakan hukum.

Hal itu tentu menjadi permasalahan hukum yang sangat serius. Untuk kebijakan penundaan sidang, sampai berapa lama sidang dapat ditunda? Karena menurut hukum acara pidana kita (KUHAP) sudah sangat rigid dan limitatif mengatur tentang masa penahanan mulai tersangka/terdakwa.

Untuk mengatasi hal- hal tsb, Jaksa Agung RI, Burhanudin mengeluarkan perintah pada tanggal 26 Maret 2020, agar para Jaksa se-Indonesia serentak melaksanakan sidang secara online.

Walaupun kebijakan itu masih menimbulkan pro dan kontra dari sisi hukum acara, tetapi merupakan solusi terbaik dan menyelesaikan permasalahan. (Pd/son)

Share.

Leave A Reply