Jaksa Menyapa Oleh Wakajati Kepri

No comment 70 views

jms

kejati-kepri.go.id – Hari ini Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau melakukan agenda rutinitas yaitu Jaksa Menyapa melalui RRI pro 1 Tanjung Pinang dengan narasumber Bapak Wakil Kejaksaan Tinggi Kepri Andi Muhammad Taufik, S.H.,M.H, Koordinator Kejati Kepri Hartam Ediyanto, S.H.,M.Hum dan Kasi Penkum Kejati Kepri Wiwin Iskandar, S.H dengan tema penegakan hukum secara umum berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rabu, 18 Juli 2018

Berdasarkan pertanyaan yang di lontarkan oleh penyiar pihak RRI tentang tugas dan fungsinya kejaksaan dalam menangani berbagai permasalahan dan juga penegakan hukum, apa saja kasus penegakan hukum yang dicapai di Indonesia khususnya di Kepulauan Riau. Wakajati Kepri mengatakan bahwa berdasarkan UU no 16 tahun 2014 Kejaksaan sebagai instansi yang bergerak di bidang penuntutan beberapa perkara yang ada baik itu perkara yang diserahkan dari pihak kepolisian maupun kejaksaan selaku penyidik maupun lainnya, akhir-akhir ini bayak perkara khususnya pidana umum yang sudah kita tangani ataupun masih pelimpahan tahap 2, diantaranya mengenai penyerahan tersangka dan barang bukti narkoba yang cukup signifikan seberat 1,03 ton, kemudian tangal 26 pihak kejati menerima tahap 2 dengan barang bukti narkoba 1,6 ton. Sehingga dengan ini kita bisa melihat bahwa peredaran narkoba di wilayah kepri cukup banyak. Untuk itu kejaksaan selaku penegak hukum harus serius dalam menangani perkara tanpa pandang bulu.

Menanggapi hal yang sama, Bapak Hartam Ediyanto selaku Koordinator pada bidang Intelijen mengatakan, meskipun perkara tersebut seperti diatas cenderung ke Tindak Pidana Umum. Secara garis besar terkait tentang pemberantasan narkoba, Bidang Intelijen pada Kejaksaan juga ikut berperan untuk melakukan penuntutan perkara yang berasal dari pihak penyidik kepolisian maupun dari pihak BNN. Selain itu, Intelijen juga aktif dalam bidang pencegahan dengan cara melakukan program Jaksa Masuk Sekolah. Dengan itu kita bisa memanfaatkan untuk menjelaskan bagaimana narkoba sangat merusak dan membahayakan generasi muda. Sehingga program Jaksa Masuk Sekolah bisa memberikan kesadaran hukum terhadap para siswa maupun para pendidik di sekolah bahwa narkotika adalah satu kejahatan yang sangat serius dan perlu bersama-sama untuk memberantas peredaran narkoba.

Dengan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) banyak masyarakat umum terutama orang tua yang mungkin diluar sana minim pengetahuan akan bahaya narkoba untuk anak-anak mereka. Jadi kita perlu mengedepankan bahwa didalam hukum tersebut ada akses fiksi hukum bahwa setiap warga Negara wajib mengetahui apabila sudah ada peraturan yang sudah ditegakkan. Sedangkan latar belakang masyarakat tentunya adalah berbeda-beda mereka tidak langung mendapatkan penindakan hukum oleh aparat penegak hukum maupun sekolah sehingga disitulah peran Kejaksaan untuk memberikan pemahaman hukum terhadap tindak pidana apa saja yang di larang oleh UU maupun khususnya dalam hal narkoba. sehingga mereka memahami apa  saja yang dimaksud narkotika maupun psikotropika dan apa saja ancaman sangsi hukuman bagi yang melanggarnya.

author
No Response

Leave a reply "Jaksa Menyapa Oleh Wakajati Kepri"