“Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”

277 views

IMG_9901

Peringatan Hari Ibu yang setiap tahunya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang meningkatkan kualitas hidupnya, pada hari Kamis (22/12/2017) pukul 07:30 Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau memperingatinya dengan melaksanakan upacara yang bertempat di lapangan upacara Kantor Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau yang bertindak selaku Inspektur Upacara  oleh Asisten Pengawasan Kejati Kepri yakni ibu Heni Wahyu Purwati SH. M.,Hum. dihadiri para pegawai Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Ibu-ibu IAD kejati kepri dan para peserta para pegawai dari Kejari yang terdekat dengan Kejati Kepulauan Riau yakni Kejari Tanjungpinang.

Sambutan Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-89 Tahun 2017 ini resmi dikeluarkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui buku pedoman penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-89 Tahun 2017, berikut sedikit cuplikan isinya :

“Perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang pembangunan seperti bidang pendidikan, ekonomi, sosial, politik, dan hukum. Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yang sama, sebagai sumberdaya pembangunan sebagaimana target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional jangka menengah dan jangka panjang maupun tujuantujuan pembangunan berkelanjutan sampai tahun 2030.
Atas dasar inilah, PHI ke-89 Tahun 2017 mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”, dan sub tema:
  1. Meningkatkan akses ekonomi bagi perempuan menuju perempuan mandiri, sejahtera dan bebas dari kekerasan;
  2. Peningkatan ketahanan keluarga untuk mewujudkan keluarga yang kuat dalam berbagai bidang (kesehatan, ekonomi, pendidikan, kehidupan keluarga, kehidupan bermasyarakat dan kuat dalam menyikapi perbedaan budaya).
Hal ini didasari oleh situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi situasi yang disebut oleh Kepala Negara “darurat” kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kami berkeyakinan bahwa dengan bekerjasama, bergotong royong, saling membantu, bahu membahu, kita dapat melakukan sesuatu dan mencapai hasil yang lebih baik. Kita mempunyai keinginan dan kemauan yang kuat untuk sendiri maupun bersama-sama menghindari, tidak melakukan, dan menghentikan semua bentuk kekerasan dalam ranah pubik maupun domestik (dalam rumah tangga)”.
Upacara berjalan aman dan tentram, Selamat Hari Ibu ke-89 bagi kita semua. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi semua langkah dan perjuangan dalam membangun bangsa dan negara tercinta.
IMG_9913

                               Foto bersama setelah upacara

author
No Response

Comments are closed.